Hi blogs!

Its been long time ya, gue ga nulis disini, jadi ceritanya gue butuh platform untuk nuangin cerita-cerita ga penting gue tapi ga di sosmed. Karena as you know, sosmed itu diliat orang-orang. Its bad idea untuk share-share hal-hal personal disana. Ya udah, i was thinking, writing blog is good idea too. Jadi disnilah gue sekarang menulis blog padahal masih banyak tugas. Ga tahan juga gue untuk ga cerita wkwkwk. Niatnya mau puasa posting medsos sebulan, gue pengen tau aja ada ga sih ngefeknya ke gue, apakah merugikan atau so so? Nah niatnya gue setiap hari akan update disini, sebagai pengganti sosial media gue. Jadi hi blogs, nice to meet you :)

The Untold Story

Halo (for those who is reading this),

Its my very first post di tahun 2017 ini, well, blog seems didnt get much attention as much as ig or twitter, so its definitely a perfect place for people like me.

Akhir-akhir ini aku merasa begitu banyak mimpi yang seolah ingin diwujudkan, ingin rasanya berbagi ke orang yang (mungkin) mempunyai satu pikiran. Entah bagaimana bisa aku merasa sepi, padahal jika aku mengetik kata "hai" aku akan mendapatkan respon.

Hati ini terus bergejolak dan akal seolah tidak kehabisan ide untuk menyiasati itu. Aku terjebak jauh didalam pemikiranku tanpa ada satu orangpun yang tau. Aku tau mereka peduli, namun adakah satu orang saja yang bisa mengerti perasaaanku?

Aku rasa jawabannya tidak, bahkan beberapa orang yang aku pikir dapat mengerti aku, nyatanya aku tetap disini dengan rasa ini. Akupun terheran-heran bagaimana bisa aku kesepian dengan semua yang aku dapatkan saat ini.

Aku tidak bisa menyalahkan siapapun atas masalahku. Namun, sungguh hal ini sangatlah menggangguku, beberapa hari ini aku tidur diselimuti dengan perasaan ini. Rasa yang sangat tidak aku sukai.

Rasa gundah, sedih, bingung dan terus bertanya, aku ini kenapa? Apa yang kubutuhkan? Terbiasa untuk terdiam dengan permasalahan membuatku terbiasa untuk mengatasi ini semua. Aku butuh waktu untuk beradaptasi dengan semua ini.

Tekanan batin akan tugas yang belum terselesaikan dan mimpi yang belum kucapai membuatku membutuhkan sosok yang bisa mendukung dan menguatkanku. Aku rindu untuk tersenyum dan tertawa tanpa adanya beban ini.

Dulu, ada satu orang yang sangat kupercaya, bahkan kehilangannya merupakan kesedihan terbesar dalam hidupku. Kini, sosok tersebut ada, namun perasaan ini kembali menghampiriku. Sahabatku? Mereka adalah alasan untuk aku bisa tersenyum dan tertawa di saat aku sangat terpuruk.

Ketika aku menulis ini, aku mulai berfikir bahwa mimpikulah yang membuat segalanya terlihat rumit. Aku ingin semuanya berjalan dengan ideal namun pada kenyataannya ada sesuatu yang di luar kehendak kita.

Mungkin ini bisa disebabkan karena cinta, perasaanku pada satu orang bisa mengakibatkan kekacauan seluruh sistem pada tubuh ini. Tapi akupun tidak bisa menjauh darinya, apakah aku yang terlalu egois dengan semua ini?

Sesungguhnya, dia bukanlah milikku, aku dan dia tidak memiliki hubungan apapun, kami hanya sebatas teman. Tapi perasaan dan sikapku padanya menunjukkan perhatian yang sesungguhnya. Aku tidak bisa menyalahkan dirinya atas semua ini.

Karena, dirinya tidak bersalah. Hanya saja aku yang mengaharapkan terlalu banyak darinya. If i get sad, its not because of him but me. Semakin besar harapanku, seharusnya semakin aku siap untuk kegagalannya.

Terima Kasih Blog, Setidaknya aku bisa menuangkan apa yang aku rasakan tanpa adanya beban "apa yang dia pikirkan tentangku" dan "siapa yang aku buat kecewa karena ini". Postingan ini akan berlanjut lagi nanti.

But at least i have got my smiles back. Have a nice day everyone!

Permata yang Hilang

Sabtu, 24 Desember 2016

Halo, udah lama ya ga ngepost di blog ini, terakhir kali aku ngepost di tahun 2015. Ternyata udah lama yaa hehehe.. Baru mau ngepost lagi di penghujung tahun, aku udah bilang kalau akan ngeblog lagi di liburan ini. Mungkin ga sering sih, tapi aku akan ngepost soal pengalaman aku di tahun 2016 ini sebelum masuk semester baru.

Cukup banyak yang terjadi di 2016 ini, tapi aku akan mulai dari yang tergalau ya.. Jadi, di tahun 2014-2015 aku berturut-turut nyoba sbmptn di fk, tapi Allah berkehendak lain yang membuat aku terus berkuliah di Keperawatan UI. Ga cuma di tolak, berkali-kali aku mengalami kegagalan dalam hidupku sendiri yang membuat aku menyerah saat itu.

Malam ini teringat akan semua kenangan itu, rasanya ingin kutulis agar aku bisa selalu mengingatnya. Belum selesai semester 4 berakhir, aku harus menghadapi beragam masalah yang dimulai dari ancaman tidak lulus mata kuliah dan om ku meninggal. Mungkin semester 4 adalah semester dimana aku lebih sering menangis, murung dan diam. Setelah kuliah semester 4 berakhir, liburan semester genap dimulai. Pada awal liburan aku merasa senang, tapi hal itu tidak berlangsung lama.

Mungkin untuk pengalaman sbmptn dan penolakannya akan posting di lain waktu, karena pas nulis ini lagi mood untuk nulis perasaan "galau" karena lagi dapet feelnya. Sebelum kelulusan sbmptn, aku hanya menghabiskan waktuku dirumah tanpa melakukan sesuatu yang bermakna. Sejujurnya aku merasakan kesepian waktu itu dan aku butuh orang untuk menemaniku. Ya, liburan itu aku selalu menghubungi sahabatku dan orang yang aku sayangi xx.

Aku merasakan perubahan pada xx dimulai dari semester 4 awal tapi aku tidak pernah menyangka bahwa akan berakhir sedih pada liburan semester genap. Sebagai orang yang galau karena pengumuman sbmptn aku hanya menghibur diriku sendiri dan mengisi kegiatanku sepositif mungkin. Tapi, tetap saja, sebagai manusia aku tidak bisa begitu saja mengacuhkannya. Bahkan ketika dia beberapa kali mengacuhkanku tapi tetap saja, aku akan tetap kembali pada tempat yang sama.

Masih teringat betul, ketika dia tidak memberikan kabar padaku dan membalas pesanku begitu lama. Sedih rasanya, ketika dua orang yang saling mengenal menjadi asing dalam waktu yang singkat. Aku masih bertanya-tanya pada diriku, kenapa semua begini, kenapa dia berubah, begitu banyak kenapa yang ingin sekali aku tanyakan tapi mulutku terasa dibungkam. Akupun jenuh dengan keadaan dan aku benar-benar butuh teman yang lain. Maka, akupun mencari teman maya, yang justru merupakan keputusan terburuk yang pernah kuperbuat.

Aku menemukan seseorang yang bisa menemaniku, aku hanya mencari teman pikirku dan aku jadikan dia temanku yang cukup fast respon untuk membalas chat-chatku. Dimulai dari perkenalan, chat, telpon dan bertemu langsung. Aku mulai percaya padanya, tapi hanya sebagai teman, dan ketika aku menonton film rudi habibi tiba-tiba aku merasa bahwa seseorang yang  mengacuhkanku adalah orang yang aku sayangi. 

Ketika dirumah, aku langsung menghubunginya, aku langsung mengatakannya dan membuang egoku. Kutuliskan dengan hati-hati setiap perasaan yang kurasakan waktu itu yang membuatku terjaga hingga subuh dengan mata sembab karena menangis. Mentari telah terbit dan hal yang kuliat pertama kali ada hpku, tidak ada pesan baru disana. Hari, jam, detik telah berganti tetapi harapan itu tetap ada. Hingga akhirnya aku bertemu sahabat lamaku, kutuangkan apa yang aku rasakan dan aku menangis disana. Aku bersyukur mereka benar-benar mencoba menghiburku dengan keadaan yang aku rasakan, mereka mencoba untuk mendengarkan. Tidak lupa kuucapkan terima kasih pada para sahabatku yang selalu ada untukku. 

Setelah ucapan itu terucap di line. kuterima pesan darinya. Kubaca bait demi bait, masih teringat betul bahwa aku menangis malam itu, setelah tawa yang susah payah dibuat oleh sahabatku, akupun menangis. Aku tidak tau harus membalas apa. Begitu sakit rasanya, bahkan rasa sakit itu masih ada sampai sekarang. Bagaimana bisa orang yang pernah membuatku jadi orang terbahagia didunia ini juga menjadi alasan kesedihanku malam itu.

Entah bagaimana ceritanya, pada akhirnya temanku menyukaiku. Aku bingung dan aku menangis, kenapa harus dia yang menyukaiku, kenapa harus dia yang memberikan semua ini, kenapa bukan xx, kenapa.. Aku menangis, aku tidak bisa membohongi hatiku bahwa aku masih menyukai xx. Pada akhirnya aku jujur, aku jujur bahwa hal ini tidak akan berhasil pada orang yang berbeda. Tidak lama setelah itu, sahabatku, orang yang sangat berpengaruh bagiku juga menjauhiku untuk alasan yang tidak pernah aku ketahui. Tidak lama setelah itu aku jatuh sakit, iya sakit yang benar-benar memaksaku untuk tidur selama 1 minggu dikasur. Mungkin benar jika kondisi psikologis bisa mempengaruhi psikis.

Disaat itu, rasanya aku ingin menghilang darimanapun. Aku tidak ingin kuliah, keluar dan melakukan aktivitas seperti biasanya. Hidupku hambar, aku merasakan titik terendah dalam hidupku, aku merasa menjadi orang yang gagal. Aku hampir menyerah, aku tidak tahu harus kemana, bagaimana, menagtakan pada siapa dan menyalahkan siapa atas semua ini. Bahkan aku ketinggalan untuk mengisi jadwal kuliah yang membuatku mendapatkan kelas sisa. Kepribadiankupun ikut berubah,semuanya berubah saat itu. 

Hingga tulisan ini dibuat, aku masih belum bisa untuk melupakan semua ini. Jika memang dia mengatasnamakan agama untuk meninggalkanku tapi kenapa batasan itu hanya dibuat untukku dan bukan wanita yang lain. Kulihat kamu masih berbincang dengan teman perempuanmu yang lainnya tanpa malu dengan tawa yang dulu kita buat. Jika memang agama alasannya, mengapa kamu tidak mempunyai keberanian untuk menjadikanku halal. Jika memang alasan kamu untuk memperbaiki diri, kenapa kamu hanya memperbaiki dirimu dan membiarkanku. Apa dosaku yang tidak dimiliki oleh wanita lain? Apakah aku ini begitu rendah sampai tak bisa menggapai dirimu yang tinggi? Apakah kita tidak akan pernah bersatu? Mengapa kamu begitu membenciku untuk alasan yang tidak pernah aku ketahui sebelumnya. 

Lalu jika kamu mengatakan kamu tidak bisa menjanjikan apapun, apakah dengan perpisahan ini kamu menjanjikan aku sesuatu? Apakah dengan kamu melihatku menangis kamu bahagia? Setiap cerita indah baik sahabat nabi maupun buku islam akan diputuskan oleh sang laki-laki. Ingatkah kalian dengan cerita Fatimah dan Ali? Jika Ali tidak mempunyai keberanian untuk menerima tawaran Rasulullah untuk melamar Fatimah, maka Fatimah tidak akan menikah dengan Ali. Jika memang kamu tidak memiliki keberanian sebesar Ali, bukankah itu artinya kita tidak akan pernah bisa bersama? Lalu kenapa kamu memperlakukanku seolah aku ini musuhmu. Bahkan untuk berteman denganku saja dirimu enggan, aku pernah melihatmu kala itu bersama temanmu yang bahkan kamu menganggapku tidak ada.

Malam ini aku menangis lagi, bodoh rasanya aku masih memikirkan orang yang bahkan tidak memikirkan aku sama sekali. Ada satu kata yang pernah kutanyakan padamu ketika riwayat chatku kubaca, bagaimana jika aku menjauhimu tanyaku padamu, lalu kamu menjawab aku akan meyakinkanmu untuk terus bersamaku sehingga kamu tidak akan menjauhiku. Lalu sekarang kamu telah menjauhiku, seberapa keras aku bersuara ataupun seberapa panjang ku menulis, hati yang keras itu tidak akan lunak. Kenapa rasanya ini tidak adil, haruskah hal ini berakhir dengan kebencian? Jika kamu mengatakan setiap katamu yang dulu hanyalah bualan, lalu apakah cerita kita hanya legenda?

Setelah hari itu, tidak pernah ada lagi kata yang terucap untukku secara langsung, bahkan jika aku matipun aku rasa kamu tidak akan peduli. Ulang tahunku yang telah lewat tanpa satu katapun darimu, apakah dua kata selamat ulang tahun akan membuatmu menjadi pribadi yang buruk. Haruskah kamu menjauhiku dengan begitu hebatnya. Aku mencoba segala cara untuk melupakan ini semua, tapi belum kutemukan pengganti itu sekalipun statusnya pacar. Setiap jalan yang kulalui tidak pernah membawaku ke jalan pacaran, seberapa keras aku mencoba untuk mencari pacar. Mungkin video crazy of you ini bisa menggambarkan bagaimana rasanya. Cukup galau memang, tapi itulah yang kurasakan selama ini, aku telah kehilangan permataku.



"Tidak ada yang pergi daripada hati. Tidak ada yang hilang dari sebuah kenangan" - Tere Liye

My Journey to UI

Assalamualaikum temen2 semoga dalam keadaan baik ya, hum udah lama gak ngepost, well.. Im going to tell you my journey atau bahasa lainnya perjuangan sih hehehe
Alhamdulillah setelah udah hampir satu tahun semenjak tulisan terakhir saya, Alhamdulillah saya sudah menjadi mahasiswa di universitas yang saya damba2kan, boleh temen2 buka older posts nya pasti nemu soal Universitas Indonesia :D

Bismillah, kita mulai yaa..Dulu pas 12 lagi hectic buat nyiapin UN SNM SBM dsb, parah deh pokoknya, semester 2 udh kaya kerja rodi, berangkat pagi pulang malem :( Semester 2 it means udh di buka dong snm nya? Iya dan aku bingung milih apa...............Maunya sih fk tapi tau diri nilainya so so banget dan takut duluan dan banyak yg nyaranin not to take risk karena snm chance nya gede :") Akhirnya setelah itu pilihan snm jatuh ke UI, pokoknya kalau ga bisa masuk fk, harus bisa masuk UI itu pikirku....... Jurusannya macem2 pas snm, dari fkm sampe mipa.

Banyak drama tangisan pas snm, mulai dari sama jurusan sama temen, karena nilai aku kecil akhirnya ngalah...Pas mau milih gizi, di bimbel diprediksi ga lolos, oke fine ganti fkm, eh samaan sama temen terus nilainya lebih gede :( Fyi aja dulu yg daftar UI pas snm di kelas tuh hampir 15 an :( Galau parah, temen2 mayoritas di prediksi lulu yg ke UI, nah aku? TIDAK LULUS :") cuma prediksi aja ga lulus gaisss, bayangkan?!!!! Betapan desperatenya aku..

Akhirnya milih kesling, sodorin lagi jurusannya di bimbel dan gak lolos lagi, Astagfirullah :( Disaranin Biologi aja, sumpah aku ga mau Bio karena Praktikumnya ada hewan, dan aku aja takut hewan, oh No! Bahkan waktu itu sempet ada yg yakin kalau masuknya UNTIRTA bukannya mengunderestimate univ tapi prodi yg aku mau kesehatan, sedangkan di untirta ga ada, kalau ada fk, aku mau deh :(

Okeh lanjut lagi, Tapi karena desperate sempet mau nekat milih Bio UI tapi mama aku bilang ngapain kalau ga suka kamu masukin, ya udah kalau mau kesling ya udah kesling, biarin Allah yg ngurus..... Itu mama ku, orang yang yakin aku bisa masuk UI dan org yg kaget juga waktu ketolak snm :( At the end, aku milih KesLing - UI.. Bismillah pikirku
Akhirnya pengumuman snm, beberapa hari sebelum pengumuman udh dibilangin papa chancenya kecil, sempet down, dinasehatin sama kedua ortu, istilahnya sidang tapi sambil makan hehehe Ternyata aku ga lolos, sedih? BANGET! Malu? SANGAT! :( Sempet trauma untuk denger news entah dari ui atau apapun yg berbau ui, padahal di twitter temen2 yg masuk ui ngeretweet mulu, masyaAllah sakit sedih banget down tapi it only last for few days, setelah itu harus bangkit!

Pendaftaran SBM dibuka, bingung milih apa, ga mau milih UI karena PG cuma lolos di lagi2 bio, akhirnya gamilih ui tapi udayana ipb unbraw *jauh2 banget yak wkwkw
Lah ga daftar sbm knp bisa masuk ui? Aku lewat jalur simak, ya yg katanya susah itu.. (Iya emang susah) Waktu itu pas simak milih fkg, Ilmu Keperawatan, Kimia & Bio (Paralel)... Daftar UIN juga, ya udah setlah daftar2.... Oke the war has just begin, ternyata hasil to ga meningkat2, keinginan sama fakta beda jauh gaisss :") sempet takut masyaAllah ningkatnya gak signifikan, hopeless banget

Singkat kata pas ujian sbm, sumpah berisik banget, dan ga fokus, target tercapai tapi mepet, pas ending2 ngerasa salah kode soal, MasyaAllah :( udah deh pasrah, eh pas pulang2 sbm nambah masalah baru, dijauhin sama temen, Astagfirullahhhh :(((
Hari berlalu ga bersemangat, padahal masih ada simak, aku udh kaya yakin di sbm, karena maunya lolos sbm bulan simak waktu itu, dan... ga terlalu belajar simak, cuma baca2, bayangin gaiss masa matematika di baca? Iya dibaca kok pembahasannya ._. Masalah temenku itu bener2 huge impact banget, soalnya dia bestfriend aku sedih pokoknya
The day - Yak sebelum simak, udh dibilangin papa, kalau ga serius di simak, papa ga mau bayarin um yg lain *takut? BANGET! Ya udah pas simak, suggest diri sendiri kalau "THIS YOUR LAST CHANCE TO MEET YOUR BESTFRIEND AND ALSO BECOME YOUR LAST CHANCE TO BE ONE OF THEM, UI IS ALL THAT YOU WANT" pas di dalem ruangan dzikir, soalnya dimatra2in pake surah yg aku apal, semua keluar pokoknya minta Allah dimudahin dan kesalahan sbm ga terjadi, komat kamit bibir dzikir sama Allah

Pas si buka, MasyaAllah ini soalnya susah banget :( Pas dikumpulin, im the one who mostly fill the answer, liat depan belakang ljknya hati2 banget jawabnya kayanya jawab yg yaki aja, nah aku? :( Ya udahlah bismillah aja deh pikirku, pas keluar ruangan aku bilang, ma, susah nih, ga berharap lolos, terus mama kecewa :(
Dicepetin yaaa pas pengumuman sbm... YAK SELAMAT, ANDA DINYATAKAN TIDAK LOLOS SBMPTN 2014, sampe mama aku yg nyuruh aku refresh 3x dan hasilnya tetep :"( Akhirnya jam 11 malem langsung daftar um yg tersisa, yak um unair dan ub, jadi mudik lebih awal lalu pas perjalanan mudik disuruh baca buku sama ortu, mudiknya gak biasa, tegang...
Waktu itu jadi pengumuman ui hari rabu, senin um ub, selasa um unair, jadi pas pengumannya rabu, jadi udh selesai umnya jadi kalau ga lolos ga ngefek ke um lainnya, nah Pas sampe Malang, denger berita dari temen, pengumuman simak dimajuin, MasyaAllah ga siap.. Bener2 ga siap waktu itu..

Aku berfikir, jangan berharap banyak, bagaimana bisa kamu kan ga lolos sbm, masa biaa lolos simak, nah ya udah aku akan buka tetep hari rabu pikirku, aku mau fokus um ub besoknya, karena waktu itu hari minggu.. aku sedang ngobrol di grup temen2 dekatku, pas jam 6 aku bertanya di grup, adaaa yg udh bukaa? Salah satu temenku bertanya, kamu udh buka nik? Abis um nanti aku bukanya
Lalu temenku bilang Udah Nik Lo ga usah ikut UM looo lolos simak di Ilmu keperawatan!!! SubhanAllah, bagaimana bisa? Aku bilang ke temanku, jangan bercanda ga lucu, ternyata dia mengupload buktinya, campur aduk waktu itu, merinding.. kedua ortuku sujud syukur tidak menyangka, saat itu bahagia sekali......

*Flashback, pas ga lolos sbm aku sempet nangis bersimpuh sama Allah, waktu semester 2 aku memang mendekatkan diri dengan Allah, aku lakukan apa yg diperintahkannya, apalagi setelah masalah dengan sahabat aku, itu masalah yg membuatku berubah 90 derajat, hanya Allah yg tau seluruh perjuangan aku, bagaimana aku direndahkan sampai dijauhi... Allah maha baik ya maha baik.. Aku ceritakan segala keluh kesahku hanya pada Allah, Alhamdulillah setiap hari selalu ada hilmah yg aku dapatkan..

Adek2 yg mau sbm atau simak atau um, perjuangan meraih impian itu sulit, maka sertakanlah Allah di dalamnya, get Allah involved in your life insyaAllah semuanya akan menjadi indah, dek jangan lepas dhuhanya, doanya yg khusyuk ya, Allah dengerin kamu, setiap doa kamu apa yg terjadi sama kamu, no one know you more than Allah
Coba kerjakan sunnahnya, rayu Allah dek, tapi jangan putus setelah kamu raih apa yg kamu inginkan dan jangan putus asa bila belum mendapatkannya..
Semoga kamu di beri kemudahan dalam mencapai cita2 dan hajat kamu, Doakan aku juga yaa dek, aku mempunyai hajat, aku minta bantuin adek buat doain aku, dalam sebuah hadis diriwayatkan malaikat akan mendoakan seseorang yang mendoakan saudaranya :) Alfatihaaahhh
Sekian dulu yaa
Wasalamualaikum wr wb

Doakan SBMPTN saya ya :)

Assalamualaikum semua pembaca blog saya,

Yaaa kali ini saya kembali lagi untuk meminta doa para pembaca agar saya lulus SBMPTN 2014, SIMAK UI 2014, SPMB UIN 2014, UM UNAIR 2014 :") Amin ya rabbalalamin, doakan saya agar bisa menggapai mimpi saya, doakan saya bisa menjadi dokter, insyaAllah di waktu luang nanti saya akan bercerita bagaimana pengalaman masuk PTN tahun ini.

Tema tulisan kali ini adalah hikmah dari Allah, saya mencoba untuk berdakwah (cielah) setelah nonton AKSI yg di Indosiar, saya terinspirasi, SubhanAllah begitu banyak hikmah yang Allah berikan kepadaku.. Teman2 yang membaca tulisan ini kalau kalian lagi gundah gulana, sedih banget, galau banget deh.. Aku punya saran buat teman semua, coba deh temen2 baca2 tweet islamiyah, blog islamiyah, atau temen2 bisa baca Quran sambil baca terjemahannya..

Wessshh temanya kan hikmah nih temen2 kok tadi jadi bahas galau, hikmah itu apa sih? Hayo apa? Saya juga agak bingung definisinya hahaha, tapi menurut saya hikmah itu datengnya dari hati kawan :') Hikmah itu identik dengan masalah yang kita hadapi teman. Kawan, sayapun pernah bersedih, saya pernah galau.

Ada suatu waktu ketika saya bersedih, saya tidak tau apa yang akan membuat saya tersenyum, saya mencoba meluapkannya dengan bernyanyi, berteriak, menangis *tapi dulu sih* Itu tidak ada yang berhasil menenangkan hati saya. Saya orang yang suka membaca, saya lebih suka membaca dan meretweet orang daripada harus membuat tweet sendiri. Ketika saya membaca salah satu tweet akun islam, hati saya merasa tenang, di tweet tersebut tertulis "Janganlah bersedih karena Allah bersamamu.". Semakin saya membaca tweet akun tersebut semakin saya tersadar, tiadalah Allah memberikan sesuatu tanpa ada tujuan, SubhanAllah. Dari akun tersebut saya menemukan akun yang lain, di akun lainnya saya temukan terdapat saran supaya menghilangkan kesedihan hati saya. Suatu kebetulan? Kurasa tidak. Disitu hati saya terketuk, saya bercerita kepada Allah, saya ceritakan masalah saya, Alhamdulillah sedikit kelegaan yang kutemukan, ketika apa yang saya sedihkan kembali datang, saya kembali berdoa, Alhamdulillah perlahan2 apa yang saya sedihkan hilang. Setelah hari itu saya mencari tau tentang islam, dari dalam hati saya mendorong saya untuk ikut menjadi muslimah yang baik. InsyaAllah saya akan terus belajar mengenai islam dan saya ingin menjadi muslimah yang lebih baik dari sebelumnya.

Apa yang ingin kuberitahukan padamu kawan? Hikmah Allah itu nyata, engkau akan menemukannya, mendekatlah kepada Allah secara berjalan, maka Allah akan mendekatimu dengan berlari kecil. Teman ketika engkau mengalami keputusasaan, janganlah menyerah, klise memang tapi "Janganlah engkau berputus asa dari Rahmat Allah".

Sekian sahabatku terimakasih atas perhatiannya semoga bermanfaat, semoga teman2 sekalian bisa mengambil makna dari cerita diatas. :)

Wassalamualaikum wr wb

Sekolah Dambaanku

Hi everyone and the judges :) 

Kali ini kita akan ngebahas sekolah dambaan, nah udah tau belum sekolah dambaan itu apa? Jadi sekolah dambaan itu sekolah impian yang membuat pelajar yang bersekolah disitu nyaman dan bahagia, intinya jauh dari masalah dan kesedihan. Impian gue pengen buat sekolah dambaan buat semua orang yang nyaman dan terjangkau karena rasanya tidak adil jika ingin mendapatkan sekolah yang bagus maka biaya yang dikeluarkan harus banyak.

Nah karena itu gue pengen bikin sekolah dambaan gue yang bisa bikin semua orang itu nyaman yang mempunyai aspek diantaranya :
                           
Kita mulai dari Hubungan Antar Siswa ya, kenapa gue ngangkat ini sebagai pembahasan awal gue.. Gue yakin semua sekolah masih ada tuh bullying, Eits jangan salah ya, bullying itu gak harus tonjok - tonjokan loh.. Manggil orang dengan sebutan alay, came atau kadang - kadang nama hewan contoh aja kaya monyet.. Gue yakin banget pasti ada disekolah kalian yang bilang gitu. Masalah kedua adalah Gak sedikit orang juga pilih - pilih temen, jadi yang ditemenin ya itu - itu aja. Ada juga yang dijauhin karena sikap anehnya. 

Nah, Hubungan Antar Siswa di Sekolah Dambaan yang gue mau itu.. First, Ga usahlah ada yang ngomong kasar, kalau emang kesel atau pengen bercanda, ucapin yang baik - baik aja yang positif, dengan ngomong gitu gue takutnya yang "ngomong" itu nyugesti temennya buat jadi apa yang diomongin sama dia (Contohnya : Ngomong Gobl*k) itu kan bisa micu terjadinya pertengkaran kalau si "pendengar" ga nerima dengan ucapan si "pengomong". Second, gue ga mau tuh disekolah dambaan gue masih ada yang pilih - pilih temen, Jadi semua orang temenan, gak ada lagi yang namanya geng - gengan, meskipun masih ada geng - geng itu diharuskan berbaur. Third, Ga ada yang dijauhin cuma karena dia aneh atau berbeda. Everyone is different, kita harus menerima perbedaan itu, gak bisa kita memaksa suatu perbedaan untuk disamakan. Buat apa ada semboyan "Bhineka Tunggal Ika" kalau cuma buat dipajang dan dihapal tetapi tidak diterapkan.




Hal kedua yang akan gue singgung adalah Guru, tanpa adanya guru sebuah sekolah tidak akan bernama sekolah, karena guru adalah orang tua kedua kita disekolah. Sebenernya peran guru itu peran yang paling penting disekolah, tapi yang kita temui guru - guru kurang yang dari kita harapkan.

Di sekolah dambaan gue, yang gue mau Guru itu udah memenuhi beberapa kualifikasi dari pemerintah dan guru itu harus sepenuh hati mengajarkan kita, jangan setengah hati dan tidak peduli. Karena bagaimanapun guru akan menggantikan peran orang tua kita disekolah. Guru yang mengajarkan kita sepenuh hati maka guru akan menjadi ramah dan perhatian kepada murid - muridnya. Setiap guru harus menguasai setiap materi yang diajarkan jangan cuma ngasih rumus dan tugas lalu pergi entah kemana. Setiap guru harus memberi penyelesaian terhadap soal yang diberikan dan memberi pemahaman konsep kepada seluruh murid. Setiap guru harus adil kepada seluruh muridnya, jangan pilih - pilih berdasarkan status keluarga. Setiap guru harus menjaga perkataannya, guru tidak boleh mengucapkan kata - kata yang kasar dan harus menjaga tingkah lakunya. Setiap guru juga harus tegas terhadap setiap muridnya. Setiap guru harus menjalin komunikasi kepada setiap muridnya. Guru juga harus membuat kita merasa nyaman di kelas. Bagaimanapun guru berperan penting dalam proses belajar mengajar.

                           


Hal ketiga yang akan gue bahas adalah Mata Pelajaran~
Well pasti pada tau kan mata pelajaran yang sekarang dipelajarin tuh tujuannya buat kita untuk menjadi seorang yang multitalenta kayanya, bayangkan untuk siswi SMA seperti gue diharuskan untuk bisa 14 mata pelajaran yang melampaui kkm, jadi yang ranking satu itu multitalenta ya? haha

Nah disekolah dambaan gue, Mata pelajaran akan menjadi 12 subjek. Mungkin subjek ini masih terlalu banyak tapi memang beberapa subjek memang dirancang pemerintah karena kita memerlukannya. Tapi disekolah dambaan gue pelajaran seperti Agama akan lebih mempelajari ahlak atau perilaku, karena seperti yang kita ketahui kita belajar agama tapi sebagian murid masih mempunyai perilaku yang buruk. Untuk subjek selanjutnya yaitu PKn dan TIK, di sekolah dambaan gue, pkn bukan cuma teori tapi lebih ke perilaku sehari - hari dan nilai - nilai yang terpuji, kita jago pkn, hapal uud tapi ga ngerti ya percuma, jadi pkn itu ga membosankan dan TIK itu ga usah belajar teori lebih ke penerapan dan aplikasi. Untuk Olahraga, di sekolah dambaan gue, cuma praktek soalnya kalau sama teori banyak anak yang tidak mengerti bahasannya.

Perbedaannya di sekolah dambaan gue, Jam mata pelajaran yang kita pelajari akan sesuai dengan minat kita atau jurusan yang kita ambil saat kuliah nanti, kalau ngambil Teknik ya, yang akan diperdalam yang akan digunakan diteknik itu. Jadi jam Mata Pelajaran yang berhubungan dengan itu akan diperbanyak. Maka banyak anak yang akan fokus ke jurusan dan mengembangkan minatnya. Jikalau minatnya berhubungan dengan Agama dan Olahraga maka kedua subjek itu akan ditambah jamnya.

                                     
                 

Hal keempat yang akan gue bahas adalah Tugas dan Pekerjaan Rumah, kan biar berkesinambungan dengan mata pelajaran hehe
Tugas dan pekerjaan rumah itu penting sebenernya tapi kadang - kadang menjadi menyebalkan ketika sang guru lupa akan tugas yang diberinya atau tugas tersebut terlalu banyak.

Tugas dan Pekerjaan Rumah di sekolah dambaan gue itu sederhana, Tugas itu menjadi evaluasi bagi guru di setiap bab sebelum mengadakan ulangan jadi guru selalu memberikan tugas di akhir pengajaran, dan tugas atau PR yang di bebankan tidak terlalu banyak, berat kepada murid, dan tidak berbarengan dengan tugas lainnya. Hasil nilai dari tugas bisa dijadikan patokan .bagi seorang guru pemahaman muridnya, kalau masih banyak yang mendapat nilai jelek artinya murid banyak yang belum paham maka guru tersebut harus mengajarkan kembali bab tersebut kepada muridnya sebelum melakukan ulangan. Tugas dan PR yang di berikan harus masuk akal, sesuai dengan bab yang dipelajari dan diberikan waktu yang sesuai dengan tingkat kesulitan tugas. Tugas dan PR juga harus yang menarik dan seru sehingga murid tidak malas untuk mengerjakannya.

                                


Hal kelima yang akan gue bahas Fasilitas dan Lingkungan Sekolah, kenapa gue mau bahas ini karena ini juga penting untuk menunjang kenyamanan murid disekolah. Fasilitas dan Lingkungan Beberapa Sekolah di Indonesia masih jauh dari layak.

Yang gue mau di sekolah dambaan gue Fasilitas dan Lingkungannya modern dan bersih, Fasilitas yang pasti ada di sekolah idaman gue adalah wifi soalnya kita semua perlu internet untuk mencari jawaban atau tugas di sekolah jadi wifi itu mempermudah kita. Hal kedua yang pasti ada adalah IT yang canggih seperti proyektor, komputer beserta aksesorisnya. Terus bangku, meja beserta dinding di sekitar sekolah bersih dari coret - coretan. Laboratorium yang memadai, modern dan lengkap. Wc yang bersih, harum dan nyaman disertai penerangan yang cukup dan bebas dari hewan - hewan atau lumut. Kelas yang bersih dan nyaman dan lingkungan sekitar yang bersih dan asri. Lapangan yang sesuai dengan kebutuhan dan ekstrakulikuler jadi tidak terlalu kecil dan besar. Kantin yang terjaga kebersihannya dan nyaman, makanan yang dijual memenuhi standar kesehatan, kebersihan dan kelayakan. Intinya fasilitas yang diberikan harus membuat murid yang berskolah merasa nyaman.

                            

Hal keenam yang akan gue bahas adalah Hubungan Guru dan Orang Tua, rasanya ga adil kalau gue ga bahas ini. Soalnya ortu gue juga cocok - cocokan sama guru. Di sekolah dambaan yang gue mau guru sama orang tua itu akur dan ga ada lagi orang tua yang komplain soal guru. Seorang guru juga harus memberitahukan progress muridnya kepada orang tuanya secara rutin, dengan begitu orang tua juga bisa menilai guru tersebut.

                          

Hal ketujuh yang akan gue bahas adalah Bentuk Ujian Kelulusan, hayo yang mau protes UN siapa? haha
Ya, gue adalah salah satu siswi yang kurang setuju sama UN. Kita belajar selama 3 tahun ditentukan cuma 6 subjek. Terkadang banyak murid yang pintar justru jelek nilainya karena bulatannya jelek dan tidak rapi sehingga LJK tidak terbaca. Di sekolah dambaan yang gue mau, Bentuk Ujian Kelulusan itu ujian yang gak menakutkan seperti UN jadi hampir sama seperti UAS dan ditentukan oleh guru, karena guru tau kemampuan setiap muridnya, rasanya tidak adil kalau pemerintah ikut campur. Nanti hasil dari ujian tersebut akan diberikan kepada pemerintah dan bisa dijadikan evaluasi. Kalau ada yang nilainya kurang, itu bukan sepenuhnya salah murid tapi bisa juga karena faktor pengajaran dan tingkat kesulitan soal. Oleh karena itu pemerintah juga harus bisa mengevaluasi secara bijak dan memberikan solusi yang tepat dan tidak merugikan  baik guru maupun murid.

Hal terakhir yang akan gue bahas adalah Harapan Untuk Pendidikan Indonesia ke Depan, ini akan berbentuk point - point :
- Sistem pendidikan Indonesia bisa maju dan modern
- Bentuk ujian kelulusan diubah karena UN menjadi momok yang menakutkan bagi murid
- Pemerintah memberikan standar kualifikasi untuk guru dan melakukan ujian kualifikasi setiap tahun sehingga guru memenuhi kelayakan untuk mengajar
- Setiap sekolah mengajarkan ahlak yang terpuji kepada setiap muridnya
- Pemerintah membuat banyak sekolah yang layak dan terjangkau bagi anak - anak yang ingin bersekolah


Makasih ya semua udah baca sekolah dambaan gue, semoga ini bisa terwujud, amin :)
Saya mohon maaf apabila bahasa yang saya gunakan tidak baku
See you in another chance ;)

                  

Cerita Lama

Hi Readers, Long time no see ya haha...

Udah berapa lama gue ga ngepost? Agak lucu sih sebenernya beberapa post terakhir gue semua tentang SMAN 8 Tangerang.. Mau gimana? Namanya tugas :'(
Ga usah nanya bagi rapot. Gue udah ngelupain itu, entah kenapa gue tiba - tiba mendadak pengen banget cerita di blog gitchu~

Pada ga tau kan? Kalau gue 2 minggu terakhir browsing apaan aja? Wkwk
Wew banyak loh \m/ Pertama gue mendadak gila untuk browsing universitas diluar negeri karena ingin melupakan rapot, nah dari browsing begituan ketamulah gue universitas2 gratisan masuk 100 top world QS (Percaya ga lo?). Salah satunya yang masih gue inget adalah German. :(

Well german itu perfect (Sebelum gue nemuin Finland) udah nemplok dihati tuh, eh taunya pas ngurus visa studi ke jermannya ada salah satu syarat yg mahal banget. Gue langsung move on, Gue ga mau terus2an disakitin (?) *eh canda -_-

Ketemulah gue dengan Finland, jatuh cinta pada pandangan pertama.......
Finland daftar gratis, visa pun lebih mudah urusannya (re:murah dari jerman), Pendidikan di Finland pun gratis. Wah gue udah seneng hingga pada akhirnya gue patah hati pas tau buat daftar pendidikan ke Finland itu selalu ada di awal tahun. Gue harus nunggu +/- setahun kalau mau ke Finland. Ah, pada akhirnya gue pun memutuskan untuk pindah hati (?) wkwk

Sampai sini dulu ya ;)
Thank u :"
powered by Blogger | WordPress by Newwpthemes | Converted by BloggerTheme